Monthly Archives: January 2012

File yang saya gunakan untuk mencoba adalah file SimpleDemo.as yang berada di dalam bundle SDK v2. Agar dapat mendeteksi beberapa buah marker, ada beberapa baris kode yang harus diubah yaitu:

Tambahkan (embed) source marker pada baris ini:
// embed your data file here
        [Embed(source = ‘../assets/def_data.ass’, mimeType=’application/octet-stream’)]
        private static const data_ass:Class;
        [Embed(source = ‘../assets/bush_data.ass’, mimeType=’application/octet-stream’)]

Tambahkan reference objek pada baris ini:
asfeatLib.addReferenceObject( ByteArray( new bush_data_ass ) );
Dalam fungsi onModelDetected ganti indeks array models dengan ref.id:
models[ref.id].setTransform( ref.rotationMatrix, ref.translationVector, ref.poseError, mirror );
Saya hanya ingin mencoba mendekteksi marker yang berbeda, untuk model 3d yang ditampilkan saya menggunakan model yang sama dengan file contoh jadi saya melakukan langkah ini: tambahkan instance dalam Away3DLiteWorld.as, kemudian dalam SimpleDemo.as panggil intance tersebut (dalam fungsi init3d() ):

models = Vector.([
                                                world3d.in2ar,world3d.in2ar2
                                                ]);
 dan jangan lupa… 😀 ubah jumlah objek referensi pada baris ini:

 public var maxReferenceObjects:int=2;
Selamat mencoba..

Berikut ini langkah-langkah yang saya gunakan untuk mencoba menggunakan in2AR versi 2, dengan catatan tanpa ada project yang ditambahkan, hanya mencoba file contoh yang disertakan di dalam SDK.

  1. Download SDK terbaru dari website in2AR
  2. Jalankan FlashDevelop, buat project baru, unzip SDK in2AR ke dalam folder project anda.
  3. Pada jendela Project di FlashDevelop, pastikan semua .swc di dalam folder lib telah di – “Add to library”. Caranya klik kanan pada masing-masing .swc kemudian beri tanda cek pada “Add to library”.
  4. Jika pada project in2AR versi sebelumnya anda menemukan file main.as, maka pada in2AR versi 2 ini anda tidak akan menemukan file main.as. Sebagai gantinya, di dalam folder examples ada 5 file .as, files inilah main.as yang anda cari. Anda dapat mencoba untuk menjalankan setiap .as tersebut satu persatu.
  5. Misal anda ingin mencoba SimpleDemo.as, pada jendela Project, klik kanan file SimpleDemo.as lalu beri tanda cek pada “Document Class”. Selanjutnya klik “Test Project”.

Terjadi error???

Coba sebelum mencoba menjalankan file .as klik Menu Project > Properties.

  1. Pada tab output, pada bagian General, arahkan Output file ke binSDK_SimpleDemo.swf.
  2. Pada Tab SDK di bagian Installed SDK(s) pilih SDK yang anda gunakan, setting yang saya gunakan Flex 4.5.1, AIR 2.6 karena kebetulan memang saya menggunakan Flex tersebut.
  3. Pada tab Classpaths, di bagian Project Classpath, tambahkan classpath examples, sesuai dengan nama folder tempat SimpleDemo.as berada.

Selamat Mencoba